Lulus CPNS tanpa ikut ujian CPNS??!!
Penerimaan CPNS Kabupaten Pidie Jaya, diduga ada ‘permainan’. Ini terbukti satu pelamar di formasi Ekonomi Akutansi (S1) atas nama Yola Melina Putri dengan nomor ujian 240503152 dinyatakan lulus. Padahal, sewaktu pelaksanaan ujian yang bersangkutan tidak hadir alias tidak ikut ujian.
Berkaitan pengumuman hasil tes CPNS, berbagai pihak menuding panitia CPNS tidak profesional, serta ada indikasi bermain curang dan main uang. Buktinya, ada peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman di media cetak, yang sama sekali tidak hadir alias tidak ikut testing.
Tudingan itu dikatakan salah seorang peserta CPNS, yang melihat langsung saat pelaksanaan ujian, pemilik nomor yang dinyatakan lulus itu tidak hadir testing sama sekali. “Saya melihat langsung dengan mata kepala sendiri, nomor ditempel di meja yang tidak hadir itu berdekatan dengan tempat duduk saya,“ ujarnya, siang ini.
Dijelaskan sumber, dari sejumlah peserta yang melamar pada formasi Ekonomi Akuntasi, tidak seluruhnya yang ikut ujian seleksi hari itu. Padahal yang dibutuhkan untuk formasi Ekonomi Akutansi dua orang.
Tapi, kata sumber yang juga ikut ujian di formasi sama, terjadi kejanggalan peserta ujian yang berlokasi di MTsN Meureudu, di Simpang Tiga itu dalam satu ruang pesertanya digabung dengan peserta formasi lain termasuk D-III.
Peserta dari formasi Ekonomi Akutansi (S1), setelah dicek berdasarkan pengumuman di media lokal pada 20 Februari 2011 lalu, ternyata dari dua orang yang dinyatakan lulus itu, hanya satu orang yang ikut testing, sedangkan seorang lainnya sama sekali tidak hadir, tapi nama dan nomornya dinyatakan lulus.
Dikatakan, hasil tes perekrutan CPNS yang diumumkan oleh pihak provinsi pada 20 Februari 2011 sangat menyakitkan hati. Pasalnya, pihak panitia ternyata bermain curang dalam hal merekrut CPNS, bahkan ada indikasi permainan uang dan bukti tersebut sebagian sudah ada di tangan kami. “Aneh rasanya, masak yang tidak ikut tes bisa lulus,” ungkapnya.
Berbagai sumber, berharap bupati Pidie Jaya tidak menandatangani hasil tes CPNS dan meminta agar nomor yang sudah dinyatakan lulus, tapi tidak ikut ujian dapat ditinjau ulang, bahkan dibatalkan saja. “Bupati jangan menandatangani hasil tes yang sudah diumumkan itu, karena nomor yang lulus tidak ikut ujian,“ katanya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pidie Jaya, Roeslan Abdul Gani, menyebutkan hingga kini pihaknya belum tahu ada peserta lulus dari formasi Ekonomi Akutansi, merupakan peserta yang tidak ikut ujian.
“Terimakasih atas informasi yang diberikan, kami dari pihak BKPP akan melakukan kros cek ulang terhadap nama dan nomor peserta yang dinyatakan lulus, tapi tidak ikut ujian. Bila nanti ternyata benar, meski pun sudah dinyatakan lulus, namun tidak ikut ujian, itu bisa saja dibatalkannya, “sebutnya.
Dia menyatakan, setelah pihak melakukan kros cek ulang dengan memeriksa daftar hadir saat ujian dan ternyata nama dan nomor yang lulus itu, yakni Yola Melina Putri dengan nomor ujian 240503152 peserta yang ikut ujian. Hal itu dibuktikan dengan daftar hadir dan tandatangan asli serta tandatangan pengawas ujian.







