KPK Didesak Usut Dugaan Kecurangan Penerimaan CPNS di Medan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak turun ke Medan mengusut dugaan kecurangan penerimaaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010 di Pemkot Medan. Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menggugat Wali Kota Medan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan soal penerimaan CPNS tersebut.
Menurut Direktur LBH Medan, Nuriyono, untuk mengusut kecurangan tersebut, KPK diharapkan memeriksa seluruh panitia penerimaan CPNS di Pemkot Medan. “Penerimaan atau seleksi CPNS itu diduga ada permainan yang dilakukan pihak panitia untuk meluluskan calon -calon peserta tertentu,” kata Nuriyono, Senin.
Dikatakan, dugaan terjadinya kecurangan itu yakni 17 peserta CPNS yang dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman melalui website Pemko Medan 22 Desember 2010 sekitar pukul 01.20 WIB, namun ternyata hilang di pengumuman media massa.
“Ada apa dibalik ini semua. Sebanyak 17 peserta CPNS yang telah diumumkan lulus dalam seleksi, ternyata tidak jelas nasibnya. Kecurangan yang terjadi di Pemko Medan harus diselidiki hingga tuntas, dan oknum-oknum yang terbukti terlibat dalam kasus itu harus diproses secara hukum,” kata dia.
Menurut dia, ke-17 CPNS yang merasa dirugikan itu telah meminta bantuan hukum LBH Medan untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Kami telah buat pengaduan dugaaan kecurangan penerimaaan CPNS itu ke KPK, tapi sampai saat ini KPK belum juga turun ke Medan mengusut kasusnya,” kata Nuriyono, seraya meminta agar KPK secepatnya menuntaskan kasus ini.
Sebelumnya Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, membantah terjadinya kecurangan dalam seleksi penerimaan CPNS 2010. Menurut dia, Pemkot Medan telah mengumumkan hasilnya sesuai mekanisme. “Lulus tidaknya peserta Universitas Sumatera Utara (USU) yang menentukan. Hasil itulah yang kami umumkan di media massa. Hasil yang benar adalah yang saya tandatangani,” kata Rahudman.
Sebelumnya hasil pengumuman kelulusan CPNS di Pemkot Medan diprotes para pelamar. Pasalnya, di website nama mereka keluar, namun di pengumuman surat kabar nama mereka tidak ada.
Posted in: SERBA SERBI
Tags: 2010, AD, Ada, Adil, Aduan, Agar, Ak 1, Akan, ala, Alam, Amp, anggota komisi iv dpr: pengangkatan penyuluh pertanian menjadi cpns, Apa, Arus, as, asal, bali, Bantuan, bukti, Calo, Calon, Calon Pegawai, Calon Pegawai Negeri, Calon Pegawai Negeri Sipil, Cara, Cepat, cpns, dalam, Data, Datang, Desa, Desak, Dia, Diselidiki, Diumumkan, Dua, Duga, Dugaan, embaga, Gugat, Harahap, Harap, Hasil, Hasil Pengumuman, Hilang, Hukum, Ini, Isi, IT, Itu, Jelas, Juga, Kab, Kabar, Kami, Kasus, Kata, KATAGORI, Kec, Kecurangan, kecurangan tes cpns di pemkot pasuruan, kelulusan, Kelulusan Cpns, komisi, Komisi Pemberantasan Korupsi, korupsi, Kota, Kota Medan, Kp, kpk, Lalu, Lama, Lan, Lbh, lembaga, Lembaga Bantuan Hukum, Luar, lulus, lulusan, Masa, masalah, MBA, Meda, Medan, Media Massa, Melalui, Menurut, Minta, Misi, MK, Mun, Nama, Namun, Nasib, Nbsp, Nbsp Nbsp Nbsp Nbsp Nbsp, negeri, Nya, Nyata, Panitia, Peg, pegawai, Pegawai Negeri, Pegawai Negeri Sipil, pelamar, Pemberantasan Korupsi, Pemko, Pemko Medan, pemkot, Penerimaa, Penerimaaan, Penerimaan, penerimaan cpns, pengadilan, Pengadilan Negeri, pengumuman, Pengumuman Kelulusan Cpns, Permainan, Peserta, peserta cpns, Pil, Pk, pns, PNS 2010, protes, rasa, Raya, Rb, Rek, RI, Saat, Salah, Sar, Saya, Seleksi, seleksi cpns, seleksi penerimaan, Seleksi Penerimaan Cpns, Senin, Seraya, Serta, sipil, Sk, soal, sumatera, sumatera utara, Surat, Surat Kabar, Tanda, Tapi, Terlibat, tes, Tua, Turun, Umat, Umum, UN, universitas, Urut, wali kota, web, website, Wib, Ya








[...] Selengkapnya: KPK Didesak Usut Dugaan Kecurangan Penerimaan CPNS di Medan – Blog … [...]