Presiden Dukung Pengembangan Bank Syariah ala BI
JAKARTA, RABU — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung upaya Bank Indonesia dalam pengembangan pasar perbankan syariah. Upaya yang dibukukan pada grand strategy BI ini ditujukan agar prinsip syariah menjadi landasan pengelolaan ekonomi yang sehat.
"Lanjutkan penyiapan grand strategy pembangunan pasar perbankan syariah dengan melibatkan jajaran pemerintah terkait, para akademisi perbankan, dan perguruan tinggi," ujar Presiden Yudhoyono saat membuka acara Festival Ekonomi Syariah 2009 di Jakarta, Rabu (4/2).
Menurut SBY, pengembangan potensi perbankan syariah sebagai bagian dari upaya untuk memajukan kualitas pembangunan perbankan di Tanah Air. "Kepada Gubernur BI, saya minta untuk terus berperan aktif dalam memajukan perbankan syariah di kalangan masyarakat," ujarnya.
Tidak hanya berpatok pada BI, Kepala Negara juga mengajak para pelaku industri perbankan syariah di seluruh Tanah Air untuk dapat terus memantapkan perannya sebagai salah satu lokomotif penggerak pembangunan ekonomi. "Penuhi kebutuhan pembiayaan guna pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat, terutama sekali kalangan usaha mikro kecil dan menengah," paparnya.
Lebih lanjut, SBY mengemukakan ajakan untuk bertransaksi pembiayaan berdasarkan prinsip-prinsip yang Islami secara konsisten dan penuh tangguh jawab. "Lakukan kajian akademis dari berbagai aspek sehingga pengembangan sistem ekonomi syariah dapat menjadi bagian dari pengembangan nilai-nilai moral dan etika yang lebih mulia," urainya.
Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Boediono menjelaskan, prinsip bank syariah yang berdasar pada nilai universal, wajar, adil, transparan dalam mencapai kesejahteraan bersama harus dipegang teguh perbankan syariah dan konvensional.
"Perbankan Syariah layak menjadi teladan. Dan tidak selayaknya bank bermain-main dengan hal yang bersifat spekulatif dan memiliki risiko tinggi," sergahnya.
Boediono mengatakan, prinsip bank syariah yang dijadikan BI sebagai prinsip untuk menyusun grand strategy pengembangan pasar perbankan syariah ampuh dalam menahan terjangan krisis. "Transaksi atau produk yang bersifat spekulatif tanpa adanya underlying transaction bila dipraktikkan dengan benar, risikonya untuk menyebabkan krisis tidak ada," pungkasnya.
Sumber:







