Perbankan Syariah Harus Perjelas Pasar

Pengamat ekonomi Christianto Wibisono mengatakan perbankan syariah harus perjelas pangsa pasar agar bisa dipahami calon nasabah non Islam. "Masyarakat non-Islam kurang memahami pangsa pasar perbankan syariah sebenarnya terbuka untuk umum, idealnya mengintensifkan sosialisasinya," katanya di Jakarta, Jumat.
Christianto mengemukakan hal itu guna mendorong pangsa pasar perbankan syariah yang hanya berkisar lima persen, padahal asetnya mengalami pertumbuhan 37 persen menjadi Rp51 triliun. "Sosialisasi perlu diintensifkan agar tidak terkesan perbankan syariah ‘persempit diri’. Kurangnya pemahaman masyarakat non-Islam turut mempengaruhi pangsa pasar masih kurang dari lima persen, padahal pertumbuhan aset positif," ujarnya.

 

Dia menyebutkan kejelasan pangsa pasar bank syariah di Eropa mendorong masyarakat non-Islam di London menjadi nasabah perbankan syariah. Begitu pun di Hong Kong dan Singapura, ini karena adanya kejelasan pangsa pasar yang memungkinkan masyarakat memahami bahwa perbankan syariah terbuka bagi umum.
Disingggung upaya mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) lewat syariah, Christianto menjelaskan, tergantung keberanian pemerintah dan bank Indonesia dalam memutuskannya. "Strategis memang mengembangkan UKM lewat syariah, hanya itu perlu dukungan pemerintah dan bank Indonesia dalam mengatur mekanisme dengan bank-bank umum,"katanya.
Perbankan syariah juga diimbau membuka ruang promosi dengan melibatkan lembaga agama, perguruan tinggi/pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan. "Lebih efektif sosialisasi langsung dibanding iklan di televisi, radio dan media cetak, masyarakat berminat bermitra karena memahami produk dan keunggulan perbankan syariah," ujar Christianto.
Terobosan lain adalah menjalin bisnis dengan pemerintah dan badan usaha milik negara ( BUMN) sebagai jaminan dalam mengerjakan proyek bernilai besar. "Tidak masalah soal aset karena bisa bersinergi dengan bank lain untuk mengerjakan proyek pemerintah dan BUMN, prospeknya strategis dalam mengembangkan pangsa pasar di masa datang," kata Christianto Wibisono. ant/ism

 

by:Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>