<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kronologi Penangkapan Abdul Hadi Djamal Oleh KPK</title>
	<atom:link href="http://blog.faisalsaleh.net/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/</link>
	<description>Blog Informasi Lowongan Kerja CPNS 2010-2011, BUMN, Beasiswa, serta Berita Terbaik dan Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 15:29:20 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: redaksi</title>
		<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3454</link>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 08:20:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faisalsaleh.wordpress.com/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3454</guid>
		<description>PISAU TAJAM KORUPSI


Kebusukan nafsumu, membunuh jiwaku. Lalu kau berjalan meyeringai membiarkanku sendiri. Dengan suara terbahak kau berjalan pergi, membiarkanku terluka. Tubuhku menggelepar tak berdaya, kau menikamku dengan pisau tajam korupsi.


Hatiku berdarah dalam tubuh, aku merintih kesakitan. Darahku menetes. Setiap darah yang menetes membakar perih ini setiap saat. Koruptor membinasakanku.


waktu itu..........

Semalam sebelumnya, diantara kedua tanganmu kekuatanmu berasal. Gema senandung kesedihan dari seorang yang sengsara, hati anak yatim yang hatinya hancur berkeping-keping, desah ratapan seorang yang tertindas, kau bantu. Kau ku anggap sebagai juru selamatku.

Tapi kini............!!!!

Dalam malam tenang, hati membukakan pintu rahasia kamarku, angin membangunkanku tidur lelapku.

KPK menangkapmu...

Dengan halus, Abdul Hadi Djamal menikamku dengan pisau tajam korupsi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PISAU TAJAM KORUPSI</p>
<p>Kebusukan nafsumu, membunuh jiwaku. Lalu kau berjalan meyeringai membiarkanku sendiri. Dengan suara terbahak kau berjalan pergi, membiarkanku terluka. Tubuhku menggelepar tak berdaya, kau menikamku dengan pisau tajam korupsi.</p>
<p>Hatiku berdarah dalam tubuh, aku merintih kesakitan. Darahku menetes. Setiap darah yang menetes membakar perih ini setiap saat. Koruptor membinasakanku.</p>
<p>waktu itu&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Semalam sebelumnya, diantara kedua tanganmu kekuatanmu berasal. Gema senandung kesedihan dari seorang yang sengsara, hati anak yatim yang hatinya hancur berkeping-keping, desah ratapan seorang yang tertindas, kau bantu. Kau ku anggap sebagai juru selamatku.</p>
<p>Tapi kini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;!!!!</p>
<p>Dalam malam tenang, hati membukakan pintu rahasia kamarku, angin membangunkanku tidur lelapku.</p>
<p>KPK menangkapmu&#8230;</p>
<p>Dengan halus, Abdul Hadi Djamal menikamku dengan pisau tajam korupsi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dice</title>
		<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3448</link>
		<dc:creator>Dice</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 18:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faisalsaleh.wordpress.com/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3448</guid>
		<description>Aslinya musang berbulu domba</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aslinya musang berbulu domba</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wutse</title>
		<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3415</link>
		<dc:creator>wutse</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 04:34:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://faisalsaleh.wordpress.com/2009/03/04/kronologi-penangkapan-abdul-hadi-djamal-oleh-kpk/#comment-3415</guid>
		<description>kasihan abang ini, tapi apa yang &#039;dikasihani&#039;?
hmmm.... emang godaan di DPR begitu huebat coy...!
kalo ngelihat di blognya, pujian, dukungan, support habis-habisan untuk abang ini. takdir. berkata lain, ketika setan membisiki membuat abang ini mengharubiru, terlena dengan wanita satu pembawa duit haram itu. larut dan surut hatinya tertiup hembusan sang perayu dari seorang kakitangan dari pimpinan proyek untuk daerah timur. nasi sudah jadi bubur. sepertinya kita juga musti banyak introspeksi diri. kadang-kadang suka menjelekkan orang lain/partai lain/golongan lain/organisasi lain, suatu saat Tuhan yang Mahahebat membuat &#039;makar&#039; yang lebih dahsyat sehingga muka kita tertampar sampai terkapar, semua jenggot pada kebakar, akhirnya bangunan yang sudah dibuat oleh orang2 yang susah payah membangun suatu bangunan yang indah mulai satu-persatu bubar. contohnya banyak, dan mereka sekarang senang karena tidak di kendaraan yang mulai di goyang-goyang seperti sekarang, kasus-demi kasus mulai terang benderang. intinya adalah jangan menuduh, menghina, menghakimi, menyudutkan, menginjak-injak dan membenci orang lain/partai lain dll. belum tentu yang dibenci itu lebih buruk dari orang yang benci. oke cing....?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kasihan abang ini, tapi apa yang &#8216;dikasihani&#8217;?<br />
hmmm&#8230;. emang godaan di DPR begitu huebat coy&#8230;!<br />
kalo ngelihat di blognya, pujian, dukungan, support habis-habisan untuk abang ini. takdir. berkata lain, ketika setan membisiki membuat abang ini mengharubiru, terlena dengan wanita satu pembawa duit haram itu. larut dan surut hatinya tertiup hembusan sang perayu dari seorang kakitangan dari pimpinan proyek untuk daerah timur. nasi sudah jadi bubur. sepertinya kita juga musti banyak introspeksi diri. kadang-kadang suka menjelekkan orang lain/partai lain/golongan lain/organisasi lain, suatu saat Tuhan yang Mahahebat membuat &#8216;makar&#8217; yang lebih dahsyat sehingga muka kita tertampar sampai terkapar, semua jenggot pada kebakar, akhirnya bangunan yang sudah dibuat oleh orang2 yang susah payah membangun suatu bangunan yang indah mulai satu-persatu bubar. contohnya banyak, dan mereka sekarang senang karena tidak di kendaraan yang mulai di goyang-goyang seperti sekarang, kasus-demi kasus mulai terang benderang. intinya adalah jangan menuduh, menghina, menghakimi, menyudutkan, menginjak-injak dan membenci orang lain/partai lain dll. belum tentu yang dibenci itu lebih buruk dari orang yang benci. oke cing&#8230;.?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
